Langsung ke konten utama

HALODOC Platform Sistem Informasi Kesehatan




Langkah - langkah membuat Platform berbasis blog :
1. Pergi ke halaman browser contoh chrome, lalu search : https://www.blogger.com/blogger.g
2. Tampilan halaman blogger, lalu kita isi nama contoh :LoisYoungrenxx



3. Setelah itu kita pilih create is Blogger




4. Tampilan membuat blogger baru



5. Setelah itu isi title, address, dan thema. Title ini untuk judul blogger kita. Address untuk alamat blogger kita yang kita telah. Thema ini tampilan / desain blog.



6. Setelah itu sudah masuk tampilan utama blogger.



7. Nah ini akhir membuat platform berbasis blog / blogger. Untuk mengedit ada menu-menu disamping.



Apa itu Halodoc?





Halodoc merupakan sebuah platform kesehatan berbasis online, dimana tujuan utamanya adalah Simplifying Healthcare, membantu masyarakat Indonesia agar dapat berkonsultasi mengenai kesehatan dengan mudah dan dengan sumber yang tepat. Di jaman informasi terbuka seperti ini, masyarakat sering kali suka mendapatkan saran kesehatan yang salah, bermodalkan informasi dari social media, ataupun pesan berantai, Semua informasi kesehatan sering kali dianggap sebagai informasi yang benar atau akurat. Dengan Halodoc, masyarakat Indonesia dapat berkonsultasi kesehatan ke sumber yang tepat, yaitu dokter yang sesuai bidangnya. Untuk menjadi pengguna Halodoc, pengguna hanya cukup mendownload aplikasinya di Play Store untuk pengguna Android, atau Appstore untuk pengguna IOS.


Halodoc menyediakan layanan konsultasi dengan cara chatting, voice call, ataupun video call dengan dokter terkait atau bahkan spesialis. Halodoc sebagai penyedia jasa, menjamin kalau dokter yang bekerja sama adalah dokter-dokter yang kompeten. Dokter yang ingin bekerja sama disini diwajibkan memiliki STR dan SIP, dan tidak cukup bermodalkan kepintaran medis, namun dokter disini diwajibkan untuk mengerti dasar teknologi digital, dokter senior sekalipun apabila tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan online, tidak akan diterima disini.



Sebagai dokter media online, mereka punya tantangan yang berbeda dibanding dengan konsultasi pasien langsung, seperti cara berbicara yang berbeda, penanganan yang berbeda. Oleh karena itu sebagai pasien, pengguna Halodoc akan mendapatkan pelayanan medis yang akurat serta dokter yang sudah sangat kekinian.

Pelayanan yang diberikan tidak sebatas hanya konsultasi, Halodoc juga bekerja sama dengan ratusan rumah sakit, beberapa asuransi swasta, serta ribuan apotek di Indonesia. Dengan kerjasamanya dengan Gojek, membuat pasien yang berkonsultasi juga bisa langsung menerima obat yang dianjurkan dokter dan akan diantar oleh Gojek. Dengan kerjasama dengan banyak rumah sakit, pasien juga dapat mengatur jadwal bertemu dengan dokter terkait. Semua proses ini bisa masayarakat Indonesia nikmati bermodalkan smartphone dan Internet.



Kerja Sama AWS dan Halodoc
Platform online membutuhkan sistem yang kadang dipandang rumit, oleh karena itu AWS itu hadir. Halodoc sebagai klien tidak butuh memikirkan kerumitan secara mendetail mengenai hardware dan software yang dipakai sebagai penunjang proses bisnis. Alfonsus, CPO Halodoc, menjelaskan bahwa sejak awal Halodoc berdiri, AWS sudah menjadi partner mereka sebagai jasa cloud computing. Tujuan kerjasama mereka ini antara lain adalah mempercepat seluruh proses bisnis dan menghemat cost. Dengan AWS, Halodoc juga dapat mengukur scalability pengembangan bisnis, serta mengatasi traffic server yang dinamis.

Sebagai contoh saat virus corona mewabah, traffic Halodoc secara mendadak menjadi sangat tinggi. Jika Halodoc menggunakan arsitektur server sendiri, maka dibutuhkan sumber daya yang begitu besar dan apabila server tidak kuat, akan terjadi masalah serius. Dengan AWS, Halodoc tidak perlu pusing soal itu, karena server AWS begitu besar, dan sangat siap untuk traffic yang sangat dinamis sekalipun. Selain itu, AWS sangat membantu dari segi Metric Performance, Data Processing, serta Analytics untuk kepentingan pengambilan keputusan.

Pihak Halodoc juga memberikan salah satu contoh peran AWS dari segi security. AWS memiliki sistem pengamanan terhadap isi chat antara dokter dengan pasien. Di Indonesia sering kali terjadi ada pengguna iseng atau tidak bermoral, semisal mengirimkan gambar yang not safe for work, sehingga apabila pasien mengirimkan gambar yang mengganggu, maka sistem akan otomatis membuat gambar menjadi blur, dan baru akan terlihat jika si dokter memang memutuskan untuk melihat.


Dengan teknologi ini, AWS memberikan pengamanan tidak hanya dari segi pasien, namun juga pihak dokter. Halodoc juga mempercayakan keamanan data mereka kepada AWS, masalah seperti data breach atau diretas tidak perlu dipikirkan oleh pihak Halodoc. Kerja sama antara Halodoc dan AWS ini menjadi sebuah jaminan bagi masyarakat Indonesia bahwa sebagai pasien, masyarakat dapat mendapatkan layanan online yang berkualitas, nyaman, dan juga aman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

E-Learning - SOFTSKILL

E-Learning a.       Pengertian E-Learning       E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Berikut beberapa pengertian E-learning dari berbagai sumber: Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran (Michael, 2013:27). Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi (Chandrawati, 2010). Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru dengan siswa (Ardiansyah, 2013).       Berdasarkan definisi-definisi di atas dapat ditarik beberapa persepsi tentang e-learning, yaitu: ·          E-learning pada hakikatnya adalah belajar atau pembelaja...

MDGs dan SDGs Kesehatan

1.       Pengertian dan Tujuan MDGs (Millennium Development Goals) Pengertian Millennium Development Goals (MDGs) atau dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi "Tujuan Pembangunan Milenium", adalah sebuah paradigma pembangunan global yang dihasilkan dari kesepakatan antar kepala negara beserta perwakilan dari 189 negara anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di kota New York, Amerika Serikat pada bulan September tahun 2000. Semua negara yang hadir dalam pertemuan tersebut berkomitmen untuk mengintegrasikan MDGs sebagai bagian dari program pembangunan nasional dalam rangka menangani penyelesaian terkait dengan isu-isu yang sangat mendasar tentang pemenuhan hak asasi, kebebasan manusia, perdamaian, keamanan, dan pembangunan. 1.Menanggulangi Kemiskinan dan Kelaparan, 2.Mencapai Pendidikan Dasar untuk semua, 3.Mendorong Kesetaraan Gender, dan Pemberdayaan Perempuan, 4.Menurunkan Angka Kematian Anak, 5.Meningkatkan Kesehatan Ibu, 6.Memerangi H...