MAKALAH
PENGARUH BONUS DEMOGRAFI BAGI
PERKEMBANGAN INDONESIA DI BIDANG TEKNOLOGI

Dosen Pengampu : EDI FAKHRI, SS.,
M.SOS
Disusun Oleh :
Lois Youngren
(53418820)
1IA21
UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa atas segala rahmat dan penyertaanya sehingga makalah ini dapat
tersusun hingga selesai . Tidak lupa saya juga mengucapkan banyak terimakasih
kepada Bapak Edi Fakhri atas bimbingannya dalam membuat makalah ini. Dan tidak
lupa dari semua pihak yang telah memberikkan bantuan, berupa materi maupun
semangat. sehingga makalah ini dapat selesai.
Dan harapan saya semoga makalah ini
dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya
dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik
lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan
maupun pengalaman saya, saya yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini,
Oleh karena itu saya sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari
pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ………………………………………………..i
KATA PENGANTAR
……………………………………………….ii
DAFTAR ISI
………………………………………………………….iii
BAB I PENDAHULUAN ………………………………………….
1
A. Latar Belakang
………………………………………….. 1
B. Rumusan Masalah
……………………………………….. 2
B. Tujuan …………………………………….. 2
BAB II PEMBAHASAN
………………………………………….2
Pengertian Bonus Demografi
……………………………….. 2.1
Bonus Demografi Indonesia……. .2.2
Peluang Dan Ancaman Bonus Demografi
Bagi Indonesia..........2.3
Pengaruh Bonus Demografi Bagi
Perkembangan Teknologi……. 2.4
BAB III PENUTUP ………………………………………………
5
A. Kesimpulan …………………………………………….3
B. Opini……………………………………………………..3
DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………..4
BAB I
PENDAHULUAN
1.
Latar
Belakang
Indonesia
diprediksi akan mendapat bonus di tahun 2020-2030. Bonus tersebut adalah Bonus
Demografi, dimana penduduk dengan umur produktif sangat besar sementara usia
muda semakin kecil dan usia lanjut belum banyak.
Berdasarkan
paparan Surya Chandra, anggota DPR Komisi IX, dalam Seminar masalah
kependudukan di Indonesia di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bahwa
jumlah usia angkatan kerja (15-64 tahun) pada 2020-2030 akan mencapai 70
persen, sedangkan sisanya, 30 persen, adalah penduduk yang tidak produktif (di
bawah 15 tahun dan diatas 65 tahun ). Dilihat dari jumlahnya, penduduk usia
produktif mencapai sekitar 180 juta, sementara nonproduktif hanya 60 juta.
Bonus
demografi ini tentu akan membawa dampak sosial – ekonomi. Salah satunya adalah
menyebabkan angka ketergantungan penduduk, yaitu tingkat penduduk produktif
yang menanggung penduduk nonproduktif (usia tua dan anak-anak) akan sangat
rendah, diperkirakan mencapai 44 per 100 penduduk produktif. Hal ini sejalan
dengan laporan PBB, yang menyatakan bahwa dibandingkan dengan negara Asia
lainnya, angka ketergantungan penduduk Indonesia akan terus turun sampai 2020.
1.2
Rumusan Masalah
Makalah ini akan membahas tentang :
1. Apa yang dimaksud dengan Bonus Demografi?
2. Peluang dan ancaman seperti apa saja dari
Bonus Demografi?
1.3 Tujuan Makalah
Tujuan
penulisan makalah ini adalah untuk memberikan, menambah wawasan mengenai Bonus
Demografi pada indonesia bagi penulis dan pembaca, sehingga lebih memahami,
mengetahui tentang pembahasan tersebut. Dan makalah ini dibuat untuk
menyelesaikan tugas dari mata kuliah Perekonomian Indonesia yaitu mata kuliah
Softskill.
BAB II
ISI
2.1
Apa itu Bonus Demografi?
Bonus
Demografi memiliki berbagai pengertian yang berbeda-beda, namun sebenarnya intinya
mempunyai arti yang sama.
Menurut Achille Guillard
Demografi dibagi menjadi dua kata
yaitu :
· Demos yang artinya rakyat atau penduduk
· Grafien yang artinya menulis
Jadi
bisa disimpulkan bahwa Demografi adalah tulisan-tulisan atau karangan-karangan
mengenai rakyat atau penduduk. Istilah ini untuk pertama kalinya digunakan oleh
Achille Guillard dalam karangannya yang berjudul "Elements de Statistique
Humaine on Demographic Compares" pada tahun 1885.
2.
2 Bonus Demografi Indonesia
Bonus Demografi sendiri dapat
dibagi menjadi dua kalimat yaitu :
"Bonus" dan
"Demografi"
· Bonus iyalah "1. upah tambahan di
luar gaji atau upah sbg hadiah atau perangsang; gaji, upah ekstra yg dibayarkan
kpd karyawan; gratifikasi; insentif; 2. halaman atau artikel tambahan
(padadmajalah, koran)"
Indonesia diprediksi akan mengalami
bonus demografi pada tahun 2020-2030 mendatang. Menurut Badan Pusat Statistik
pertumbuhan penduduk di Indonesia akan terus meningkat hingga tahun 2035 jumlah
penduduk diprediksi akan mencapai 305,6 juta jiwa dengan sebesar 70 persen
merupakan usia produktif.
Kita
menyadari bahwa semakin lama perkembangan teknologi semakin maju. Sangat
memungkinkan apabila pada tahun terjadinya bonus demografi terjadi perkembangan
teknologi yang cukup pesat, dimana tenaga manusia menjadi tidak terlalu
dibutuhkan karena telah tergantikan oleh robot canggih. Boston Consulting Group
memprediksi di tahun 2025 mendatang lebih dari seperempat pekerjaan akan
diambil alih oleh robot ataupun perangkat lunak tertentu. Perusahaan-perusahaan
besar tentu saja memperhitungkan hal ini, karena selain membutuhkan biaya yang
tidak terlalu mahal, kinerja robot lebih teliti bila dibandingkan dengan
pekerjaan manusia
2.3
Peluang Dan Ancaman Bonus Demografi Bagi Indonesia
Bonus
demografi ini juga akan membawa peluang yang cukup menjanjikan bagi bangsa
Indonesia. peluang tersebut antara lain sebagai berikut :
- Indonesia dapat menjadi negara
yang maju
- Petumbuhan ekonomi di Indonesia
semakin baik dan meningkat
- Dapat meningkatkan daya saing bangsa
- Jumlah pengaguran akan semakin
sedikit
- Bertumbuhkembangnya pola pikir
generasi muda yang kreatif dan inovatif
Tetapi juga terdapat ancaman dari
bonus demografi itu sendiri, yaitu :
- Banyaknya penduduk yang memiliki
tingkat pendidikan yang rendah
- Penganguran secara besar-besaran
- Produktivitas nasional menurun
- Generasi muda mudah terpengaruh
dengan budaya asing.
Pemerintah pun telah memberikan dan
menetapkan empat prasyarat dari bonus demografi itu sendiri yaitu :
1. Penduduk harus berkualitas.
2. Terserap dalam pasar kerja.
3. Meningkatkan tabungan di tingkat rumah
tangga.
4. Meningkatkan perempuan yang masuk dalam
pasar kerja.
2.4 Pengaruh Bonus Demografi Bagi Perkembangan
Teknologi
Banyak
dan tingginya kualitas SDM disuatu
negara akan sangat mempengaruhi perkembangan dari negara tersebut Indonesia
merupakan negara yang memiliki SDM yang menunjangnya untuk menjadi negara yang
maju, contohnya pada negara Jepang adanya bonus demografi pada tahun 1950
membuat Jepang melesat menjadi negara dengan kekuatan ekomoni ke-3 dunia pada
dekade 70-an, setelah Amerika Serikat dan Uni Soviet. Indonesia juga sampai
saat ini punya modal SDM yang sama dengan Jepang pada tahun 1950 bahkan SDM di Indonesia
bisa dikatakan akan lebih miningkat pesat hingga pada tahun 2035 namun yang
menjadi masalah adalah banyak SDM ini tidak di imbangi dengan kualitas dari
sumber daya manusianya tersebut.
Namun untuk meningkatkan kualitas
dari SDM itu sendiri pemerintahpun telah memberikan inisiatif antara lain
adalah :
- Memberikan pelatihan dan
keterampilan kepada masyarakat terhadap semua sektor
- Memberikan pendidikan formal
secara gratis
- Memberikan tunjangan atau
beasiswa bagi warga yang berprestasi atau berinovasi
- Meningkatkan standar pendidikan
Pengaruh
Bonus Demografi semakin berpengaruh dengan perkembangan teknologi jikamana
banyaknya SDM yang mempunyai kompeten dan inovatif untuk membuat berbagai
penemuan dalam bidang Teknologi. Banyaknya Penemuan baru dibidang teknologi bisa membuat
menaiknya perekonomian di Indonesia
yaitu dengan contoh Pembuatan Mobil ESEMKA jikalau ini di Sahkan oleh
pemerintah mungkin Produk anak bangsa mungkin bisa menurunkan Import kendaran
yang dilakukan besar besaran Di Indonesia dan Anggarannya itu bisa digunakan
untuk membangun pabrik dan fasilitas untuk anak Bangsa untuk Berkreasi dan
Berinovatif. Dan Jika Mobil ESEMKA ini berhasil di pasar Nasional mungkin Kita
bisa mengEkspor mobil dan bisa menambah devisa Negara dan Dana yang kita dapat
bisa digunakan Untuk Subsidi warga Manula dan Pelatihan untuk para Pengangguran
BAB III
PENUTUPAN
3.1 KESIMPULAN
suatu
wilayah atau negara yang memiliki jumlah penduduk usia produktif (rentang usia
15-64 tahun) lebih banyak dibandingkan dengan usia Non-Produktif (rentang usia
64+). Dikatakan sebagai bonus karena ini
tidak terjadi secara terus menerus melainkan terjadinya hanya sekali dalam
beratus-ratus tahun. Bonus Demografi ini
hanya berlangsung sekali dan tidak bertahan lama. Dan semakin tinggi jumlah
panduduk usia produktif, seharusnya menjadi sebuah potensi untuk pembangaunan
suatu negara. Bahkan, menurut para
ilmuan, Indonesia dari tahun 2010 hingga 2035 kelak Indonesia sedang
menikmatimasa dimana periode bonus demografi berlangsung. Dan jika tidak dimanfaatkan dengan baik maka
itu akan sia-sia saja karena bonus demografi terjadi tidak secara terus menerus
melainkan terjadi hanya sekali dan beratus-ratus tahun.
3.2 OPINI
Jadi
pendapat saya tentang Bonus demografi ini tentu akan membawa dampak sosial –
ekonomi. Salah satunya adalah menyebabkan angka ketergantungan penduduk, yaitu
tingkat penduduk produktif yang menanggung penduduk nonproduktif (usia tua dan
anak-anak) akan sangat rendah. Bahwa bonus demografi ini tentu akan membawa
dampak sosial – ekonomi.
Dalam
hal ini pemerintah harus mampu menjadi agent of development dengan cara
memperbaiki mutu modal manusia, mulai dari pendidikan, kesehatan, kemampuan
komunikasi, serta penguasaan teknologi. Solusi lainnya bisa dengan memberikan
keterampilan kepada tenaga kerja produktif sehingga pekerja tidak hanya
bergantung pada ketersediaan lapangan pekerjaan tapi mampu menciptakan lapangan
pekerjaan itu sendiri. Selain itu pemerintah juga harus mampu menjaga
ketersediaan lapangan pekerjaan, menjaga aset-aset Negara agar tidak banyak
dikuasai pihak asing yang pastinya akan merugikan dari sisi peluang kerja.
Bukan hanya pemerintah, masyarakat juga harus menjadi pendukung utama
pembangunan mutu manusia dengan cara menyadari pentingnya arti pendidikan,
kesehatan dan aspek-aspek yang dapat mengembangkan kualitas manusia itu
sendiri.
bagus nih sangat membantu
BalasHapuslangganan dong sis
Hapus